Rayah Liwa : Banyak yang Salah Duga Mengenai Ini

By 24 August 2016 Opini Mahasiswa No Comments

Rayah-Liwa

1) Terkadang banyak yang salah artikan mengenai dua jenis bendera atau panji ini. Ada yang bilang bendera ormas, kelompok tertentu, bahkan bendera negara Arab.

2) Perlu diketahui, Rayah-Liwa adalah bendera atau panji Islam. Sehingga tidak berhak adanya klaim terhadap bendera tersebut, kecuali atas nama Islam.

3) Dalam Musnad Imam Ahmad dan Tirmidzi, melalui jalur Ibnu Abbas meriwayatkan: “Rasulullah saw telah menyerahkan kepada Ali sebuah panji berwarna putih, yang ukurannya sehasta kali sehasta. Pada liwa (bendera) dan rayah (panji-panji perang) terdapat tulisan ‘Laa illaaha illa Allah, Muhammad Rasulullah’. Pada liwa yang berwarna dasar putih, tulisan itu berwarna hitam. Sedangkan pada rayah yang berwarna dasar hitam, tulisannya berwarna putih”.

4) Rayah adalah panji-panji yang diserahkan kepada pemimpin peperangan, dimana seluruh pasukan berperang di bawah naungannya.

5) Rayah merupakan tanda yang menunjukan bahwa orang yang membawanya adalah pemimpin perang. Sehingga jatuhnya Rayah, bermakna tumbangnya pemimpin perang alias kalah perang.

6) Ar-Rayah berwarna hitam; tertulis di atasnya Lâ ilâha illâ Allâh Muhammad Rasûlullâh dengan warna putih.
Ar-Rayah berada bersama para komandan bagian-bagian pasukan (sekuadron, detasemen, dan satuan-satuan pasukan yang lain).

7) Dalilnya adalah bahwa Rasulullah saw., ketika menjadi panglima pasukan di Khaibar, Beliau bersabda : “Sungguh, besok aku akan menyerahkan ar-rayah ini kepada seorang laki-laki yang mencintai Allah dan Rasul-Nya serta dicintai Allah dan Rasul-Nya.” Lalu Beliau menyerahkannya kepada Ali bin Abi Thalib. (HR Muttafaq ‘alaih).

8) Liwa adalah bendera yang menunjukan posisi pemimpin pasukan, dan ia akan dibawa mengikuti posisi pemimpin pasukan.
Liwa adalah al-‘alam (bendera) yang berukuran besar. Jadi, liwa adalah bendera Negara.

9) Al-liwa berwarna putih; tertulis di atasnya Lâ ilâha illâ Allâh Muhammad Rasûlullâh dengan warna hitam.
Sesungguhnya Rasulullah saw. masuk ke kota Makkah pada saat pembebasan Makkah, sementara Liwa’ Beliau berwarna putih. (HR Ibn Majah dari Jabir)

10) Anas juga menuturkan riwayat sebagaiman dituturkan an-Nasa’i: Sesungguhnya ketika Rasul saw. mengangkat Usamah bin Zaid menjadi amir pasukan untuk menggempur Romawi, Beliau menyerahkan Liwa’ Beliau kepada Usamah dengan tangan Beliau sendiri (HR Muttafaq ‘alaih).

11) Dapat disimpulkan bahwa Rayah adalah panji perang yang berwarna hitam dengan lafadz tauhid berwarna putih. Sedangkan Liwa adalah bendera negara yang berwarna putih dengan lafadz tauhid berwarna hitam.

Wallahua’lam.
#YukNgaji
CP: 0895-3456-10955

Leave a Reply