Pola hidup sehat ala Rasulullah

By 8 January 2016 Opini Mahasiswa One Comment

Alhamdulillah, minggu pertama ujian telah terlewati, eits, tapi jangan senang dulu, masih ada satu minggu lagi. BKIM IPB punya tips nih untuk menjaga kesehatan, biar bisa fit dan belajar maksimal satu minggu ke depan. Salah satu nikmat yang diberikan oleh Allah kepada kita dan seringnya kita lupa syukuri adalah kesehtan nikmat sehat, nanti pada saat kita sedang sakit barulah kita menyadari bahwa kesehatan itu begitu penting dan sangat berarti dalam hidup ini. Maka dari itu kita harus pandai-pandai mensyukuri nikmat sehat yang kita dapatkan dengan cara menjaganya.

“Dua nikmat yang sering kali manusia tertipu oleh keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang”. (HR. Bukhari no. 6412).

Sebagai seorang muslim, Allah telah berikan seseorang yang patut di contoh dalam segala hal karena beliau adalah suri tauladan yang baik, yaitu Rasulullah SAW. Seumur hidupnya, Rasulullah hanya pernah mengalami sakit dua kali sakit. Pertama, ketika diracun oleh seorang wanita Yahudi yang menghidangkan makanan kepada Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam di Madinah. Kedua, ketika menjelang wafatnya. MaasyaAllah.

Pola Hidup Sehat

“Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah. (al-Ahzab [33]: 21).

Nah bagaimana sih sebenarnya pola hidup sehat yang dilakukan oleh RasulAllah. Check this out!

  1. Rasulullah SAW cepat tidur dan cepat bangun

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam tidak menganjurkan umatnya untuk begadang. Tidur yang tepat di malam hari kira-kira adalah seusai istirahat shalat Isya, kurang lebih pukul 21.30. Kemudian kira-kira pukul 03.00 sudah bangun di pertiga malam untuk shalat malam. Ketika fajar menjelang, atau ketika subuh udara masih bersih dari polusi, sehingga sangat bagus untuk kesehatan paru-paru.

  1. Selalu menjaga kebersihan

Rasulullah SAW senantiasa tampak bersih dan rapi. Setiap kamis atau jumat, beliau mencukur rambut halus di pipi, memotong kuku, bersiwak, serta memakai minyak wangi .

  1. Menjaga pola makan

Di pagi hari pula Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam membuka menu sarapannya dengan segelas air yang dicampur dengan sesendok madu asli. Pada dasarnya, madu bisa menjadi obat berbagai penyakit. Ditinjau dari ilmu kesehatan, madu berfungsi untuk membersihkan lambung, mengaktifkan usus-usus dan menyembuhkan sembelit, wasir dan peradangan.

Masuk waktu dhuha (pagi menjelang siang), Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam senantiasa mengonsumsi tujuh butih kurma ajwa’ (matang). Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pernah bersabda, “Barang siapa yang makan tujuh butir kurma, maka akan terlindungi dari racun”.

Hal itu terbukti ketika seorang wanita Yahudi menaruh racun dalam makanan Rasulullah pada sebuah percobaan pembunuhan di perang khaibar. Racun yang tertelan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam kemudian dinetralisir oleh zat-zat yang terkandung dalam kurma. Salah seorang sahabat, Bisyir ibu al Barra’ yang ikut makan tersebut akhirnya meninggal, tetapi Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam selamat dari racun tersebut.

Di malam hari, menu utama makan malam Rasulullah adalah sayur-sayuran. Secara umum, sayuran memiliki kandungan zat dan fungsi yang sama yaitu menguatkan daya tahan tubuh dan melindungi dari serangan penyakit.

  1. Rajin berpuasa Senin dan Kamis

Selain berpahala, dengan berpuasa di hari Senin dan Kamis memberikan waktu bagi lambung kita untuk beristirahat. Bayangkan, setiap hari lambung kita disuruh bekerja keras untuk mencerna makanan setiap pagi, siang dan malam. Saat berpuasa, lambung kita akan beristirahat dan memproses makanan yang belum tercerna sebelumnya.

  1. Berolahraga

Rasulullah pun melakukan berbagai jenis olahraga yang menunjukkan bahwa tubuh beliau tidak hanya sehat tetapi juga kuat.

Rasulullah bersabda : “Ketahuilah bahwa yang dimaksud kekuatan itu adalah memanah, beliau mengucapkannya tiga kali.” (HR. Muslim).

  1. Beristirahat yang cukup

Setelah seharian beraktifitas, tubuh kita perlu beristirahat. Tidur yang cukup untuk ukuran orang dewasa adalah sekitar 5-6 jam. Tidur cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh kita, apalagi untuk kita yang berstatus sebagai mahasiswa, tidur cukup dapat meningkatkan daya konsentrasi saat kuliah sehingga tidak mengantuk saat dikelas.

SubhanAllah, yuk mulai sekarang lakukan pola hidup sehat ala Rasulullah SAW, selain baik untuk kesehatan, mengikuti beliau juga adalah salah satu bukti cinta kita kepada Rasulullah. [Irna Rizkiana Putri]

____
Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM) IPB
CP : Rizki (0857-1649-9918)
Daftar Islamic coaching : bit.ly/daftarbkim2015
Add LINE@ BKIM : @yyt6184h
Facebook : fb.com/bkimedia
Twitter/IG : @bkimipb
Web : bkim.lk.ipb.ac.id

Join the discussion One Comment

  • Islam itu memang amazing, semuanya sudah di atur secara jelas. Salah satunya cara hidup sehat, bisa kita contoh rasulullah. Beliau sendiri selalu menerapkan pola hidup yang sehat dan tentunya selalu produktif.

    Kita sebagai umatnya, tentu harus mengikuti cara rasulullah..

Leave a Reply