Apa Kabar Indonesia? Sebuah Refleksi Akhir Tahun 2015

By 30 December 2015 Opini Mahasiswa No Comments

Waktu terus berjalan, tidak terasa Indonesia sudah melewati berbagai peristiwa baik politik, sosial, dan ekonomi di sepanjang tahun 2015 ini. Lalu, sudah sejauh mana Negeri ini berbenah diri ataukah justru makin terpuruk? Berikut ulasan peristiwa penting yang terjadai di Indonesia selama tahun 2015 ini:

Nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS melemah hingga 13,630 (Kompas.com), bahkan menyentuh level terendahnya sejak krisis moneter tahun 1998 lalu. Indonesia mengalami defisit transaksi, yaitu impor lebih banyak dari ekspor sehingga aliran uang ke luar negeri meningkat terutama dari pasar saham dan dana obligasi yang dibayarkan dalam bentuk Dollar AS.

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak meningkat hingga mencapai 8.626 kasus pada tahun 2015 setelah sebelumnya pada 2014 lalu ada 3.860 kasus, 56%-nya adalah kasus kekerasan seksual berupa perkosaan, pencabulan, pelecehan seksual dan paksaan berhubungan badan. Meskipun kasus kekerasan seksual terus meningkat, nampaknya belum menjadi fokus pemerintah, melihat RUU Kekerasan Seksual saja masih tersendat di DPR RI (kompas.com).

Terjadinya bencana kabut asap terbesar dan terparah dengan kerugian yang diperkirakan sebesar Rp 200 triliun (bbc.com). Kabut asap di Riau mengakibatkan 66.234 jiwa menderita ISPA, 4.857 orang terkena infeksi kulit, 3.693 orang mengalami infeksi mata, 3.073 dan 1.076 jiwa terkena Asma dan Pneumonia (tempo.com)

Target pendapatan negara Rp 1.822 triliun dalam APBN 2016 dan sebagaian besar disandarkan kepada pajak, yaitu Rp 1.546 triliun, sisanya ditambah dari penerimaan negara bukan pajak dan penerimaan hibah (tribunnews.com). Hal ini berarti pungutan terhadap rakyat akan makin besar, sedangkan subsidi untuk rakyat terus dikurangi, termasuk subsidi BBM, listrik, pupuk, dan lainnya.

Peristiwa lainnya selama tahun 2015 ini masih banyak yang belum kami sebutkan, namun dari peristiwa peristiwa diatas saja, kita sudah mengetahui bahwa kabar Indonesia di penghujung tahun ini semakin terpuruk. Mari sejenak kita renungkan firman Allah SWT:

ظَهَرَ الْفَسَادُ فِي الْبَرِّ وَالْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ أَيْدِي النَّاسِ لِيُذِيقَهُم بَعْضَ الَّذِي عَمِلُوا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُونَ
Telah tampak kerusakan di darat dan di laut karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah menimpakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar) (TQS ar-Rum [30]: 41).
Saat ini, didepan mata kita kerusakan-kerusakan telah terjadi. Allah mengingatkan kita untuk kembali kepada jalan-Nya yang benar. Oleh karena itu, kami Badan Kerohanian Islam Mahasiswa Institut Pertanian Bogor mengajak kepada seluruh kalangan untuk kembali kepada Islam dengan diterapkannya Islam dalam seluruh aspek kehidupan, InsyaAllah kerusakan-kerusakan akan segera berakhir dan datanglah rahmat Allah kepada seluruh alam.
_______________________________
Badan Kerohanian Islam Mahasiswa (BKIM)
Institut Pertanian Bogor
CP Rizki (+62 857-1649-9918)
‪#‎BKIMIPB‬

Leave a Reply