Gaul Syar’i

By 16 February 2015 Agenda Dakwah Kampus 3 Comments

GAUL SYAR’I

Kacau, kacau negeri ini. Polemik dari semua perspektif. Politik yang carut marut, fatamorgananya aspek ekonomi, sampai masalah degradasi moral pemuda di Indonesia.

Hidup kita memang lebih mudah karena pesatnya kemajuan teknologi, beda sama orang tua kita dahulu, yang harus nelepon pake wartel, internetan pake warnet. Untung kalau internetnya mulus, kata mereka sih lemot minta ampun.

Di sisi lain, godaan syetan bagi kita yang hidup di zaman globalisasi ini lebih dahsyat dibandingkan zaman orang tua kita dahulu. Bayangkan, setiap hari TV selalu menayangkan siaran yang enggak mendidik, mulai dari doktrin pacaran, pergaulan serba boleh, gosipin hidup orang, distorsi sejarah, sampai acara-acara yang kurang mendidik.

Belum lagi, aurat yang banyak disingkap oleh wanita ‘centil’, menurutnya sih kebebasan berekspresi, tapi dampaknya bukan hanya untuk dirinya yang mendapatkan dosa, tetapi terasa juga oleh jomblo-jomblo ngenes smile emotikon yang belum menikah. Dan tentunya menjadi rintangan bagi yang memegang ke-Islam-annya. Walhasil sering-sering shaum deh.

Pacaran adalah salah satu produk dari kerusakan di Indonesia. Bayangkan, cobaan begitu berat bagi kami yang memilih untuk menjadi jomblo mulia sesuai syari’at Islam. Dimulai dari tuduhan hode (homo pede red.), enggak laku, dan masih banyak tuduhan yang jelas-jelas ngawur itu.

Karena kami tahu pacaran itu dilarang dalam Islam, atau kalian juga tahu tetapi kalian anggap itu kesalahan syari’at Islam sehingga masih melakukannya.

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk. (17:3)

Walaupun pacaran tidak selalu berakhir zinah, tetapi zinah selalu diawali dengan pacaran. Iya kan?
Awalnya sih kenalan, kemudian jadian, kegiatan awalnya sih pandang-pandangan, terus pegangan tangan, terus pegang-pegang yang lain deh. Alhasil,

Kehamilan pranikah terjadi sebanyak 17% pertahunnya.
Sebanyak 51% remaja Jabodetabek sudah pernah melakukan hubungan badaniyah pranikah…

Ini masalah bagi pemuda seperti kita, bayangkan kalau pemuda-pemuda di Indonesia rusak akhlaknya? yang kata orang bijak, “keadaan pemuda saat ini adalah keadaan negerinya kelak”.
Waduh! bisa-bisa hancurlah masa depan negeri ini…

Lebih jauh dari itu, kami meyakini bahwa permasalahan-permasalahan yang ada di Indonesia berasal dari hal yang mendasar alias fundamental. Yakni Indonesia merasa lebih pintar untuk mengurus dirinya sendiri dari pada al-Mudabbir (Maha Pengatur).
Allah SWT sudah memiliki aturan dari tindakan preventif yang harus dilakukan, prosesnya, sampai hukuman supaya jera pun diatur.
Sehingga Islam lah menurut kami sebagai solusi yang dapat memecahkan permasalahan mendasar itu. Jika permasalahan mendasar sudah teruraikan, masalah-masalah yang lain seperti kerusakan moral bisa diselesaikan.

Bagi rekan-rekan yang berminat mengikuti kajian yang akan mengupas tuntas pergaulan dari A sampai Z. BKIM mempersembahkannya dalam
Kajian Taqorrub Ilallah : Gaul Syar’i + Buka shaum bersama
Penyaji adalah Ust. Elvin Gunawan ahli pergaulan Islami
Hari : Kamis, 19 Februari 2015 @ Lobby Student Center

Gratis karena ALLAH.
CP: 089687773767 (Rijal)
085659492019 (Nisa)

Join the discussion 3 Comments

Leave a Reply